Madu Ruqyah – Interaksi antara manusia dan jin bisa terjadi dalam bentuk apapun. Misal, pengagungan manusia kepada jin, dan jin merasa bangga dengan tindakan mereka. Bisa juga terjadi karena dorongan nafsu syahwat. Sampai pada puncaknya, jin akan merasuk ke tubuh manusia tersebut. Untuk menghadapi setan berbentuk jin ini sebenarnya yang diperlukan hanya satu, yaitu keyakinan pada Allah SWT yang ujungnya akan melahirkan keberanian. Jadi kita berani karena Allah SWT dan memasrahkan segala sesuatu karena Allah. Dengan sikap seperti itu, niscaya jin tak akan mau mengganggu kita.

Di bawah ini ada beberapa cara praktis untuk mengamankan diri kita dari gangguan jin. Bila cara ini dimalkan dengan istiqamah, Insya Allah kita akan semakin beriman pada Allah. Iman yang semakin tembal akan menambah keyakinan kita pada Allah sehingga timbul sikap berani dan keteguhan iman dalam diri kita.

  1. Meminta perlindungan kepada Allah.
  2. Istiqomah/konsisten dalam meninggalkan segala macam bentuk kemaksiatan dan rutin menghadiri kajian atau cermah keislaman.
  3. Pelajari ilmu agama dan akidah yang benar. Setan lebih takut kepada orang yang berilmu dari pada orang yang tidak paham ilmu agama. Terutama orang berilmu yang disiplin mengajak masyarakat kembali kepada kebenaran (berdakwah).
  4. Wudhu dan shalat. Kedua hal tersebut merupakan perkara terbesar untuk membentengi diri dari setan, terutama saat diliputi amarah dan syahwat. Maka bila seseorang sedang bergejolak kemarahannya, berwudhulah dan shalatlah, maka kemarahan tersebut akan mereda.
  5. Harus merutinkan amalan dan zikir yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Seperti zikir pagi-petang, serta rutin juga zikir sebelum tidur untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT.
  6. Lakukan ruqyah mandiri secara rutin dirumah Anda min 1x sehari. Bisa juga dengan mengonsumsi Madu Ruqyah Syar’iyyah (MARSYA), karena dalam madu tersebut sudah dibacakan ayat-ayat ruqyah oleh ahlinya.
  7. Sholat berjam’aah di masjid bagi laki – laki.
  8. Tidak berlebihan dalam pandangan, bicara, makan, dan bergaul. Karena seringkali setan dapat menguasai seorang manusia dari keempat pintu tersebut. Pandangan merupakan pangkal fitnah, berlebihan dalam memandang dapat menimbulkan angan-angan, sibuk dengannya dan memikirkan cara untuk mendapatkannya. Sedangkan, berlebihan dalam berbicara juga membuka semua pintu kejahatan bagi setan. Berlebihan makan mendorong berbagai kejahatan. Perut kenyang memberikan kekuatan pada tubuh untuk berbuat maksiat dan memberatkan untuk berbuat baik. Banyak sudah kemaksiatan yang disebabkan perut terlalu kenyang, dan banyak pula ketaatan yang tidak bisa dikerjakan karena rasa malas yang ditimbulkan perut yang kenyang. Terakhir, berlebihan dalam bergaul dapat menghilangkan nikmat adan menebarkan permusuhan, rasa dengki, iri, dan berbagai penyakit hati lainnya.

Semoga kita bisa terhindar dari segala gangguan jin dan terus istiqomah di jalan Allah – Madu Ruqyah

Tanya ke WA